RESENSI CERPEN

Karya: A.Dian
Judul Buku: Petromaks Dan Kurungan Ayam
Diajukan untuk memenuhi salah satu tugas Mata Kuliah komposisi Bahasa Indonesia
Dosen Pembimbing: SITI Habsari Pratiwi, M.Pd
Di Susun Oleh: Yulia Tari
Prodi/smester:  PGMI/II
Unit: 3(tiga)




INSTITUT AGAMA ISLAM NEGRI  (IAIN)  ZAWIYAH COT KALA LANGSA
PENDIDIKAN GURU MADRASAH IBTIDAYAH (PGMI)
FAKULTAS TARBIYAH DAN ILMU KEGURUAN
TAHUN AKADEMIK 2016-2017



1.      Identitas cerpen 
Judul:  Petromaks dan Kurungan Ayam
Pengarang:  A.Dian
Penerbit: Cita Insan Madani
Tempat terbit:  Jawa Barat
Tahun terbit: 2011
Cetakan: cetakan Pertama
Ukuran: 14,5 × 21 cm
Jumlah halaman: 64 hlm
ISBN: 978-602-19136-2-8
Harga: -


2.      pendahuluan
      A.Dian adalah pengarang buku cerita yang berjudul Petromaks dan Kurungan Ayam yang bertujuan membentuk karakter manusia yang unggul baik dari sisi intelektual, spritual, emosional, dan fisik. Untuk membangun watak dan karakter manusia unggul perlu dibangun nilai-nilai karakter dasar seperti  jujur, kerja keras, kreatif, iklas, tanggung jawab, disiplin, toleran, cinta damai, adil, dan lain sebagainya.  Penanaman nilai-nilai karakter  dasar dapat pula di lakukan melalui kegiatan membaca cerita.  Dalam buku ini andi berbeda dengan kebanyakan teman-temannya, Andi selalu mau berfikir untuk memecahkan suatu masalah. Andi pun selalu mendapatkan ide atau gagasan untuk memecahkan masalah yang ada disekitarnya itu. Andi pun senang berbagi tentang idenya dan membantu tamen-temanyamemecahkan suatu masalah.


3.      Isi cerpen(sinopsis):
                                                  Petromaks dan kurungan ayam         
     Ibu mengeluh, hujan di pagi hari belum menampakkan tanda-tanda untuk berhenti. menyebabakan pakaian tebal tidak bisa kering karna memerlukan panas yang cukup.  Matahari memang memancarkan sinarnya, tapi panasnya terhalang oleh awan-awan hitam dan tebal. Dan menyebabkan ibu terus mengeluh.  Karna Andi mendengar keluhan Ibunya. Lalu ia berfikir  apa yang bisa diperbuatnya agar Ibu tidak mengeluh dan pakaian mengering. suatu hari andi berfikir bahwa kompor juga menghasilkan panas namun, panas yang dihasilkan kompor hanya menghasilkan satu arah, yaitu ke atas. Ayah membelikan ibu kompor gas dua api. Tapi kompor gas itu selalu dipakai ibu kala memasak. Rasanya tak mungkin menggunakan kompor gas milik ibu. Andi pantang menyerah Dan akhirnya andi berfikir keras hingga dia menemukan  cara yang menurutnya paling tepat agar ibu tidak lagi mengeluh dengan pakaian-pakaian yang tidak kering.
     Sepulang sekolah, setelah selesai makan siang, andi menurunkan sebuah petromaks yang diletakkan ayah diatas lemari. Petromaks itu baru digunakan ketika listrik padam. Andi  akan menggunakan lampu petromaks untuk mengeringkan pakaian-pakaian.  Andi membersihkan petromaks itu. Dan meminta pertolongan adiknya Erla untuk membersihkan kurungan ayam.
     Setelah Erla membersihkan kurungan ayam itu, dia langsung memberikan kurunga ayam itu kepada kakaknya.  Andi menyetel pijaran lampu itu. Tutup petromaks tetap dipasang. Maksud Andi, tutup itu akan panas oleh panas dari lampu itu. Kemudian petromaks diletakkan di dalam kurungan ayam. Lantas Andi meletakkan beberapa buah pakaian di atas kurungan ayam.  Panas di tutup petromaks akan menyebar ke seluruh permukaan bidangnya dan akan menguap di serap oleh pakaian-pakaian basah di atas kurungan ayam. Dan pakaian-pakaian itu harus di jaga agar benar-banar kering.
     Cara mengeringkan pakaian tidak hanya di lakukan di rumah Andi saja, andi memeberi tahu taman-temanya juga, bahkan dia juga mengajarkan teman-temanya apabila mereka tidak mengetahui cara membuatnya. Andi selalu membagi hal-hal baru yang belum diketahui teman-temannya. Tidak heran bila teman-temannya menyukai Andi.


4.      Analisi unsur Instrinsik
Tema:  kreatifitas
Tokoh:  Andi, ibu, dan erla
Perwatakan:
-Andi: kreatif dan suka menolong
-Ibu: penyayang
-Erla: penurut.
Alur:  maju
Latar: Tempat rumah Andi
Amanat: Dengan memiliki kreatifitas yang tinggi tentu dapat memudahkan dalam memecahkan masalah, dan sebagai sesama manusia kita harus saling menolong dan berbagi kepada sesama.


5.      Analisi Unsur Ekstrinsik
Nilai Moral: kreatif dan suka menolong.
Nilai Sosial: suka meolong sesama teman.
Nilai Budaya: Kebiasaan Andi yang selalu mau berfikir untuk memecahkan suatu masalah.


6.      Kelebihan Dan kekurangan
·         Kelebihan: buku ini berisi tentang seri pendidikan karakter, yang dapat memotivasi si pambaca agar  selalu giat dan pantang menyerah dalam menghadapi suatu masalah, serta mengajarkan kepada anak-anak agar selalu menolong sesama manusia dan juga mengajarkan agar jangan pelit dengan kemampuan yang kita miliki. Dan cerpen ini berisi tengtang kehidupan sehari-hari dimana si pembaca dapat dengan mudah menerapka nya dalam kehidunpan.

·         Kekurangan:   selain kelebihan di atas, adapula kekurangan dalam penulisan cerpen ini. Dimana dapat dilihat bahwa penulisan watak tokoh yang sedikit, menyebabkan  si pembaca sulit mengerti cerita tersebut. Dan membuat si pembaca perlu bekerja keras dalam memahami isi cerpen. Sehingga menyebabkan anak yang berusia 8 tahun ke atas lh yang layak membaca cerita ini.

Komentar